Top 6 Peserta Indonesian Idol ini Punya Engagement Tinggi, Cocok untuk Kolaborasi Brand!
Indonesian Idol bukan hanya ajang pencarian bakat, tetapi juga menjadi “mesin lahirnya” figur publik baru yang cepat dikenal dan dibicarakan di media sosial. Banyak peserta yang tidak hanya menarik perhatian lewat suara, tetapi juga punya kepribadian kuat, konten yang relatable, dan basis fans yang aktif mendukung.
Bagi dunia influencer marketing, engagement adalah salah satu indikator penting karena menunjukkan seberapa aktif audiens berinteraksi dengan konten seorang talent, mulai dari like, komentar, share, hingga tingkat loyalitas fanbase.
Semakin tinggi engagement, semakin besar pula peluang kampanye brand mendapatkan perhatian dan respons yang lebih maksimal.
Yuk simak Top 6 peserta Indonesian Idol dengan engagement tinggi yang dapat jadi peluang untuk kolaborasi brand Anda, pada artikel ini.
6 Peserta Indonesia Idol 2026 yang Punya Engagement Tinggi
Peserta Indonesian Idol biasanya memiliki fanbase yang loyal, sehingga cocok untuk campaign yang membutuhkan awareness sekaligus kedekatan emosional dengan audiens.
Berikut ini 6 peserta Indonesian Idol 2026 yang dinilai punya engagement tinggi dan menarik untuk dipertimbangkan sebagai partner kolaborasi brand

1. Josh Flo
Josh Flo bisa dibilang termasuk talent yang cocok untuk brand yang ingin mengejar awareness tinggi dalam waktu singkat. Karakter yang terlihat enerjik dan mudah menarik perhatian membuatnya punya daya tarik kuat untuk konten digital yang cepat viral.
Untuk kolaborasi, Josh cocok ditempatkan sebagai wajah campaign dengan konsep yang fun, aktif, dan high-energy.
Niche brand yang cocok adalah F&B, streetwear, gadget/aksesoris, event atau promo musiman, serta brand yang menargetkan Gen Z dan anak muda urban. Gaya konten yang biasanya efektif dapat berupa challenge, konten hiburan, interactive content, dan aktivasi yang mengundang komentar audiens.
2. Arrcely Evina
Arrcely Evina berpotensi kuat untuk campaign yang mengandalkan kedekatan dengan audiens. Talent dengan engagement tinggi seperti ini biasanya disukai karena mampu membangun interaksi natural dan membuat audiens merasa “dekat”, bukan sekadar menonton.
Arrcely bisa menjadi pilihan tepat untuk brand yang ingin menyampaikan pesan secara soft-selling, tapi tetap efektif.
Niche brand yang cocok adalah beauty, skincare, fashion harian, lifestyle, serta produk yang menonjolkan sisi personal dan self-expression. Gaya kolaborasi yang cocok seperti review jujur, daily routine, storytelling, dan konten yang menampilkan pengalaman pribadi.
3. Arrul Munyenyo
Arrul Munyenyo cocok untuk brand yang ingin membangun hubungan jangka panjang dengan audiens, bukan hanya mengejar sekali viral. Tipikal talent dengan engagement tinggi sering punya komunitas pendukung yang aktif dan loyal, sehingga cocok untuk campaign berulang atau aktivasi yang membutuhkan konsistensi.
Niche brand yang cocok adalah lifestyle brand, produk anak muda, edukasi ringan, komunitas, dan campaign yang butuh interaksi dua arah. Gaya konten yang cocok seperti Q&A, konten berbasis opini, konten komunitas, dan format yang memancing diskusi.
4. Gladies Betsy
Gladies Betsy bisa menjadi pilihan yang tepat untuk brand yang ingin “naik kelas” dari sisi visual dan image.
Dalam influencer marketing, talent dengan karakter stylish biasanya efektif untuk membangun persepsi brand agar terlihat lebih premium, rapi, dan punya nilai aspiratif. Gladies cocok untuk campaign yang visualnya kuat dan membutuhkan persona yang terlihat fashionable.
Niche brand yang cocok adalah fashion, beauty, personal care, dan brand lifestyle yang ingin memperkuat image modern. Gaya kolaborasi yang cocok seperti lookbook, outfit inspiration, GRWM, event appearance, dan konten visual yang clean.
5. Aruna Bakhtiar
Aruna Bakhtiar berpotensi besar untuk brand yang ingin menyampaikan pesan dengan pendekatan yang lebih mendalam. Beberapa campaign memang tidak cukup hanya viral, tetapi butuh storytelling yang menyentuh dan membangun kedekatan.
Talent seperti Aruna biasanya cocok untuk brand yang mengedepankan nilai, pengalaman, atau kampanye bermakna.
Niche brand yang cocok adalah wellness, self-care, edukasi, lifestyle family-friendly, serta campaign yang fokus pada inspirasi. Gaya konten yang cocok seperti storytelling, behind-the-scenes, message-driven campaign, dan konten yang lebih personal.
6. Anggis Devaki
Anggis Devaki bisa menjadi pilihan menarik untuk brand yang ingin memadukan kesan rapi, elegan, namun tetap relatable.
Dalam campaign influencer marketing, tipe talent seperti ini fleksibel karena bisa masuk ke berbagai kebutuhan, mulai dari campaign yang fun sampai campaign yang lebih formal, tergantung arah komunikasi brand.
Niche brand yang cocok adalah beauty, modest fashion, lifestyle, F&B, hingga campaign produk yang butuh pendekatan trust. Gaya kolaborasi yang cocok seperti review produk, tutorial singkat, konten keseharian, dan brand endorsement yang terasa natural.
Engagement tinggi dari peserta Indonesian Idol 2026 adalah peluang besar bagi brand untuk masuk di momen yang tepat, ketika perhatian publik masih kuat dan fanbase sedang aktif berinteraksi.
Butuh Influencer Marketing yang Tepat untuk Brand? Hubungi IAM.ID Aja!
Peserta Indonesian Idol 2026 dengan engagement tinggi bukan hanya berpotensi viral, tetapi juga punya kekuatan fanbase yang aktif dan personal branding yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan brand, mulai dari campaign awareness, product seeding, hingga aktivasi digital yang lebih interaktif.
Dengan memilih talent yang tepat dan konsep kolaborasi yang relevan, brand Anda bisa mendapatkan exposure yang lebih maksimal sekaligus membangun kedekatan yang lebih kuat dengan audiens.
Butuh Influencer Marketing yang Tepat untuk Brand? IAM.ID siap membantu Anda menentukan influencer paling sesuai, menyusun strategi campaign yang efektif, dan mengoptimalkan hasil kolaborasi agar lebih terukur dan impactful.
Hubungi kami lebih lanjut di sini!



