8 Cara Memilih Hashtag Instagram yang Tepat untuk Konten
Hashtag Instagram dapat membantu konten lebih mudah ditemukan oleh orang yang tertarik dengan topik tertentu. Namun, penggunaan hashtag bukan sekadar menambahkan banyak kata dengan tanda pagar pada setiap postingan. Hashtag yang dipilih perlu sesuai dengan isi konten, target audiens, dan tujuan akun.
Pemilihan hashtag yang tepat juga dapat membantu memperluas jangkauan konten dan meningkatkan peluang akun ditemukan oleh audiens baru. Lalu, bagaimana cara memilih hashtag Instagram yang sesuai?
Berikut 8 cara memilih hashtag Instagram yang tepat untuk konten yang bisa kamu terapkan agar strategi konten di Instagram lebih efektif.
8 Cara Memilih Hashtag Instagram yang Tepat
Dengan pemilihan yang tepat, hashtag dapat menjadi salah satu bagian dari strategi untuk memperluas jangkauan konten dan memperkenalkan akun kepada audiens baru.
Lalu, bagaimana cara memilih hashtag Instagram yang tepat? Berikut 8 cara yang bisa kamu coba.

1. Sesuaikan Hashtag dengan Topik Konten
Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah memastikan hashtag sesuai dengan isi konten. Jangan menggunakan hashtag hanya karena sedang populer jika tidak memiliki hubungan dengan postingan.
Misalnya, jika kamu membuat konten tentang tips digital marketing, gunakan hashtag yang berkaitan dengan digital marketing, social media marketing, content marketing, atau topik spesifik yang dibahas.
Hashtag yang relevan membantu konten menjangkau orang yang memang memiliki ketertarikan terhadap topik tersebut.
Baca Juga: 7 Tips Membuat Konten Unboxing Menarik dan Tidak Membosankan
2. Kenali Target Audiens
Selain melihat topik konten, pertimbangkan juga siapa yang ingin kamu jangkau. Cari tahu istilah atau hashtag yang kemungkinan digunakan oleh target audiens ketika mencari informasi di Instagram.
Misalnya, target audiens adalah pemilik bisnis yang sedang belajar pemasaran digital. Kamu dapat menggunakan hashtag yang berkaitan dengan bisnis, pemasaran online, UMKM, atau digital marketing.
Dengan memahami target audiens, kamu dapat memilih hashtag yang lebih sesuai dan tidak terlalu umum.
3. Gunakan Hashtag yang Spesifik
Hashtag yang terlalu umum memiliki persaingan yang tinggi sehingga konten bisa lebih cepat tenggelam di antara banyak postingan lainnya.
Cobalah menggunakan hashtag yang lebih spesifik sesuai dengan niche atau topik konten. Misalnya, daripada hanya menggunakan #Marketing, kamu bisa menggunakan hashtag yang lebih spesifik seperti #DigitalMarketingIndonesia atau hashtag lain yang benar-benar sesuai dengan pembahasan.
Hashtag spesifik juga dapat membantu kamu menjangkau audiens yang memiliki minat lebih jelas terhadap topik tertentu.
4. Kombinasikan Hashtag Populer dan Niche
Kamu tidak harus memilih antara hashtag populer atau hashtag niche. Keduanya dapat digunakan secara bersamaan selama tetap relevan dengan konten.
Hashtag yang lebih populer dapat membantu memperluas potensi jangkauan, sementara hashtag niche dapat membantu konten ditemukan oleh audiens yang lebih spesifik.
Buat kombinasi hashtag berdasarkan topik utama, kategori yang lebih spesifik, dan niche akun agar penggunaannya lebih seimbang.
5. Riset Hashtag Sebelum Digunakan
Jangan langsung menggunakan hashtag tanpa melakukan riset terlebih dahulu. Cari hashtag tersebut di Instagram dan lihat jenis konten yang muncul.
Perhatikan apakah hashtag tersebut benar-benar digunakan untuk topik yang sesuai. Kamu juga bisa melihat hashtag lain yang sering muncul bersama topik tersebut untuk menemukan pilihan yang lebih relevan.
Dengan melakukan riset, kamu dapat menghindari penggunaan hashtag yang tidak sesuai atau terlalu luas.
6. Gunakan Hashtag yang Relevan dengan Niche Akun
Selain menyesuaikan hashtag dengan setiap konten, pastikan beberapa hashtag yang digunakan juga menggambarkan niche akun secara keseluruhan.
Contohnya, akun yang membahas skincare dapat menggunakan hashtag yang berkaitan dengan skincare, beauty, atau perawatan kulit. Sementara akun kuliner dapat menggunakan hashtag yang berkaitan dengan makanan, resep, atau kuliner.
Penggunaan hashtag yang konsisten dengan niche dapat membantu memperjelas topik yang dibahas oleh sebuah akun.
7. Buat dan Manfaatkan Branded Hashtag
Brand juga dapat membuat hashtag khusus yang berkaitan dengan nama brand, campaign, produk, atau komunitas. Hashtag ini dapat digunakan secara konsisten dalam konten tertentu.
Misalnya, brand membuat campaign dengan hashtag khusus dan mengajak audiens menggunakannya ketika membagikan konten terkait campaign tersebut.
Branded hashtag dapat membantu mengumpulkan konten yang berkaitan dengan brand dalam satu hashtag sekaligus memudahkan audiens menemukan konten dari campaign tersebut.
8. Evaluasi Performa Hashtag
Setelah menggunakan hashtag, jangan lupa melihat bagaimana performa konten yang menggunakannya. Evaluasi ini dapat membantu mengetahui hashtag dan jenis konten seperti apa yang memberikan hasil lebih baik.
Perhatikan data seperti reach, engagement, dan interaksi pada konten. Jika terdapat pola hashtag yang sering digunakan pada konten dengan performa baik, kamu dapat mempertimbangkannya kembali untuk konten berikutnya.
Lakukan evaluasi secara berkala agar penggunaan hashtag tidak hanya berdasarkan perkiraan, tetapi juga berdasarkan data performa konten.
Baca Juga: 7 Strategi Iklan Berbayar di Media Sosial yang Efektif untuk Bisnis
Perluas Jangkauan Brand Bersama IAM.ID
Memilih hashtag Instagram yang tepat tidak cukup hanya dengan menggunakan hashtag yang populer. Hashtag perlu disesuaikan dengan topik konten, target audiens, dan niche akun. Dengan melakukan riset serta mengevaluasi performanya secara berkala, penggunaan hashtag dapat membantu konten menjangkau audiens yang lebih relevan.
Selain menggunakan strategi hashtag, brand juga dapat memperluas jangkauan konten melalui kolaborasi dengan influencer yang memiliki audiens sesuai target. Dengan influencer yang tepat, brand dapat memperkenalkan konten dan produk kepada komunitas yang relevan.
IAM.ID membantu brand menjalankan strategi influencer marketing dengan dukungan jaringan influencer dan sistem yang memudahkan brand menemukan influencer sesuai target audiens. Platform ini juga menyediakan fitur untuk membantu pengelolaan campaign dan pemantauan hasilnya.
Jika ingin membuat strategi Instagram lebih optimal, kamu dapat memanfaatkan IAM.ID untuk menemukan influencer yang sesuai dengan target brand dan kebutuhan campaign. Hubungi kami di sini!



