7 Pengaruh Influencer terhadap Keputusan Pembelian Konsumen
Ketika konsumen menemukan produk yang belum pernah mereka gunakan, mereka biasanya membutuhkan informasi tambahan sebelum memutuskan untuk membeli. Konten dari influencer dapat menjadi salah satu sumber informasi tersebut, terutama ketika influencer membagikan pengalaman, ulasan, atau cara menggunakan produk secara langsung. Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa kredibilitas influencer, jenis konten, dan hubungan dengan audiens dapat berkaitan dengan niat maupun keputusan pembelian konsumen.
Bagi brand, kondisi ini membuat influencer marketing tidak hanya berkaitan dengan memperkenalkan produk, tetapi juga bagaimana pesan yang disampaikan dapat membantu audiens mengenali, mempertimbangkan, dan mengambil keputusan terhadap suatu produk. Namun, pengaruhnya dapat berbeda tergantung karakteristik produk, influencer, dan konsumennya.
Lantas, apa saja pengaruh influencer terhadap keputusan pembelian konsumen? Simak 7 pengaruhnya berikut ini.
7 Pengaruh Influencer terhadap Keputusan Pembelian
Influencer tidak hanya berperan dalam memperkenalkan produk, tetapi juga dapat menjadi bagian dari proses konsumen sebelum mengambil keputusan pembelian. Lantas, apa saja pengaruh influencer terhadap keputusan pembelian konsumen? Berikut penjelasannya.

1. Meningkatkan Brand Awareness
Salah satu pengaruh influencer terhadap keputusan pembelian adalah membantu meningkatkan brand awareness. Ketika influencer memperkenalkan suatu produk kepada audiensnya, konsumen yang sebelumnya belum mengenal brand dapat mengetahui keberadaan produk tersebut.
Hal ini terutama dapat membantu brand menjangkau audiens yang sesuai dengan target pasarnya. Misalnya, brand skincare dapat bekerja sama dengan influencer yang memang sering membahas kecantikan dan perawatan kulit.
Semakin sering konsumen melihat dan mengenali sebuah brand, semakin besar peluang produk tersebut masuk ke dalam pertimbangan ketika mereka membutuhkan produk yang serupa.
2. Memberikan Informasi tentang Produk
Influencer juga dapat membantu konsumen mendapatkan informasi mengenai suatu produk. Informasi tersebut dapat berupa fungsi produk, cara penggunaan, fitur, harga, hingga pengalaman menggunakan produk.
Konten seperti tutorial, review, unboxing, atau demonstrasi produk membuat informasi terasa lebih mudah dipahami karena disampaikan dalam bentuk konten yang familiar bagi audiens.
Dalam konteks social commerce, penelitian tahun 2026 terhadap pengguna TikTok Shop di Jakarta menemukan bahwa influencer endorsement berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dalam sampel yang diteliti.
3. Membangun Kepercayaan terhadap Produk
Konsumen biasanya membutuhkan informasi dan pertimbangan sebelum membeli produk, terutama ketika mereka belum pernah menggunakannya. Di sinilah kredibilitas influencer dapat berperan.
Influencer yang dianggap memiliki pengetahuan mengenai suatu bidang dapat membantu memberikan perspektif tambahan kepada audiens. Misalnya, influencer fitness dapat memberikan informasi mengenai perlengkapan olahraga, sedangkan beauty creator dapat membagikan pengalaman menggunakan produk makeup.
Namun, kepercayaan tidak otomatis muncul hanya karena seseorang memiliki banyak followers. Keahlian, kejujuran, relevansi, dan cara menyampaikan konten juga dapat memengaruhi bagaimana audiens menilai rekomendasi tersebut. Penelitian pada pengguna TikTok di Indonesia menemukan bahwa attractiveness, trustworthiness, dan expertise influencer berpengaruh positif terhadap purchase intention.
4. Membentuk Persepsi terhadap Brand
Cara influencer menyampaikan sebuah produk dapat ikut membentuk persepsi audiens terhadap brand.
Contohnya, influencer yang dikenal memiliki gaya hidup sederhana dapat membantu menampilkan sebuah produk sebagai sesuatu yang praktis dan mudah digunakan. Sementara itu, influencer dengan niche profesional dapat memberikan konteks yang berbeda ketika memperkenalkan produk tertentu.
Karena itu, pemilihan influencer perlu disesuaikan dengan karakter brand, produk, dan target audiens. Influencer yang relevan dapat membantu pesan campaign terasa lebih natural dan mudah dipahami.
Baca Juga: Apa Itu Cost Per Click (CPC)? Pengertian, Rumus, dan Cara Menghitungnya
5. Membantu Konsumen Mempertimbangkan Produk
Sebelum membeli, konsumen biasanya membandingkan beberapa pilihan. Mereka dapat mencari review, melihat pengalaman pengguna lain, membandingkan harga, atau mencari informasi tambahan melalui media sosial.
Konten influencer dapat menjadi salah satu sumber informasi dalam tahap tersebut. Misalnya, seseorang yang ingin membeli smartphone dapat melihat konten perbandingan atau review dari beberapa creator sebelum menentukan pilihannya.
Dengan demikian, influencer dapat membantu membawa sebuah produk masuk ke dalam consideration set, yaitu kumpulan pilihan yang sedang dipertimbangkan konsumen.
6. Mendorong Minat untuk Mencoba Produk
Konten influencer yang menarik dapat membuat konsumen merasa penasaran terhadap produk. Demonstrasi penggunaan, before-after, tutorial, atau pengalaman pribadi dapat memberikan gambaran mengenai bagaimana produk digunakan.
Misalnya, seorang beauty creator menunjukkan cara menggunakan produk makeup tertentu untuk menghasilkan tampilan tertentu. Audiens yang merasa hasil tersebut sesuai dengan kebutuhannya dapat terdorong untuk mencari informasi lebih lanjut.
Penelitian pada TikTok Shop di Pangkep juga menemukan bahwa influencer marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian serta brand trust dalam sampel penelitian tersebut.
7. Mendorong Konsumen Melakukan Pembelian
Pada tahap akhir, influencer dapat membantu mengarahkan audiens dari sekadar mengetahui produk hingga melakukan pembelian. Hal ini dapat dilakukan melalui call to action (CTA), tautan produk, kode voucher, atau informasi mengenai tempat membeli produk.
Contohnya:
"Kalau tertarik mencoba, produknya bisa dibeli melalui link di bio."
CTA seperti ini memberikan langkah yang jelas kepada audiens setelah melihat konten.
Baca Juga: 7 Strategi Email Marketing yang Efektif untuk Meningkatkan Penjualan
Maksimalkan Influencer Marketing Bersama IAM.ID
Bagi brand yang ingin memanfaatkan influencer untuk memperkenalkan produk dan menjangkau calon konsumen, pemilihan influencer perlu dilakukan secara strategis.
IAM.ID menyediakan Campaign Management System yang membantu brand membuat campaign, memilih influencer, menjalankan campaign, serta memantau hasilnya dalam satu platform. IAM.ID juga menyediakan AI Influencer Matchmaking untuk membantu mencocokkan persona brand dengan influencer yang sesuai.
Dengan influencer yang relevan, brand dapat menyampaikan informasi produk melalui konten yang lebih dekat dengan target audiens. Hal ini dapat mendukung perjalanan konsumen dari mengenal produk, mempertimbangkan pilihan, hingga mengambil keputusan pembelian.
Ingin menemukan influencer yang sesuai untuk campaign brand Anda? Hubungi kami di sini!



