7 Pengaruh Iklan terhadap Keputusan Pembelian Konsumen
Sebelum membeli suatu produk, konsumen biasanya melewati beberapa tahap pertimbangan. Iklan dapat menjadi salah satu sumber informasi yang membantu mereka mengenali produk, memahami manfaatnya, dan mempertimbangkan apakah produk tersebut sesuai dengan kebutuhan. Sejumlah penelitian juga menemukan adanya hubungan atau pengaruh iklan terhadap keputusan pembelian, meskipun besar pengaruhnya dapat berbeda tergantung produk, media, dan karakter konsumen yang diteliti.
Karena itu, bagi brand, memahami cara kerja iklan terhadap perilaku konsumen menjadi penting. Iklan yang tepat tidak hanya bertujuan mendapatkan perhatian, tetapi juga dapat membantu membangun awareness, membentuk persepsi terhadap brand, dan mendorong audiens menuju tahap pertimbangan pembelian.
Lalu, apa saja pengaruh iklan terhadap keputusan pembelian konsumen? Simak 7 pengaruhnya serta faktor yang perlu diperhatikan brand dalam membuat iklan berikut ini.
7 Pengaruh Iklan terhadap Keputusan Pembelian Konsumen
Penting bagi brand untuk memahami bagaimana iklan dapat memengaruhi proses konsumen sebelum akhirnya membeli produk. Berikut 7 pengaruh iklan terhadap keputusan pembelian konsumen yang perlu kamu diketahui. Simak penjelasannya!

1. Meningkatkan Brand Awareness
Salah satu pengaruh utama iklan adalah membantu konsumen mengenali dan mengingat sebuah brand. Ketika iklan ditampilkan secara konsisten kepada target audiens, nama, logo, produk, atau pesan brand dapat menjadi lebih familiar.
Misalnya, seseorang yang sebelumnya belum mengenal sebuah brand skincare kemudian beberapa kali melihat iklannya di Instagram, YouTube, atau TikTok. Ketika suatu saat membutuhkan produk skincare, brand tersebut mungkin sudah lebih mudah dikenali dibandingkan brand yang belum pernah mereka lihat.
Penelitian mengenai iklan dan keputusan pembelian juga menemukan bahwa brand recall dapat berkaitan dengan keputusan pembelian konsumen.
2. Memberikan Informasi tentang Produk
Iklan juga dapat membantu konsumen mendapatkan informasi sebelum membuat keputusan. Informasi tersebut dapat berupa:
Manfaat produk
Fitur
Harga
Varian
Promo
Cara penggunaan
Keunggulan produk
Tempat membeli produk
Informasi yang jelas dapat membantu konsumen memahami apakah suatu produk sesuai dengan kebutuhan mereka.
Contohnya, sebuah brand smartphone dapat menampilkan iklan yang menjelaskan kapasitas baterai, kamera, penyimpanan, dan fitur lainnya. Informasi tersebut kemudian dapat menjadi salah satu bahan pertimbangan konsumen sebelum membeli.
Baca Juga: 7 Strategi Email Marketing yang Efektif untuk Meningkatkan Penjualan
3. Membangun Ketertarikan terhadap Produk
Iklan yang relevan dapat membuat konsumen yang awalnya tidak terlalu memperhatikan suatu produk menjadi tertarik untuk mencari tahu lebih lanjut.
Ketertarikan tersebut dapat muncul karena beberapa hal, seperti:
Visual yang menarik
Pesan yang sesuai dengan kebutuhan
Penawaran yang menarik
Demonstrasi produk
Cerita yang relevan
Penggunaan figur atau content creator yang dikenal audiens
Dengan kata lain, iklan dapat menjadi salah satu titik awal yang mendorong konsumen berpindah dari sekadar mengetahui produk menjadi mempertimbangkannya.
4. Memengaruhi Persepsi terhadap Brand
Cara sebuah produk ditampilkan dalam iklan dapat memengaruhi bagaimana konsumen melihat brand. Iklan dapat digunakan untuk membangun kesan tertentu, misalnya brand yang modern, premium, ramah, inovatif, atau dekat dengan anak muda.
Pesan iklan juga dapat berhubungan dengan brand image. Sebuah penelitian mengenai iklan dan brand image menemukan bahwa keduanya menjadi bagian yang berkaitan dengan keputusan pembelian dalam konteks yang diteliti.
Karena itu, brand perlu memastikan pesan dan visual iklan sesuai dengan identitas yang ingin dibangun.
5. Membangkitkan Respons Emosional
Tidak semua iklan hanya mengandalkan informasi mengenai produk. Beberapa iklan menggunakan cerita, humor, nostalgia, kebahagiaan, rasa bangga, atau emosi lainnya untuk membangun hubungan dengan audiens.
Daya tarik emosional dapat membantu membuat iklan lebih berkesan. Sebuah penelitian mengenai daya tarik iklan rasional dan emosional menemukan bahwa keduanya dapat berhubungan dengan brand awareness dan purchase intention dalam konteks penelitian tersebut.
Misalnya, iklan sebuah produk makanan tidak hanya menunjukkan produknya, tetapi juga menggambarkan momen makan bersama keluarga. Pesan seperti ini dapat menghubungkan produk dengan pengalaman yang lebih emosional.
6. Mendorong Konsumen Mempertimbangkan Produk
Setelah mengetahui dan tertarik terhadap sebuah produk, konsumen biasanya masih perlu mempertimbangkan apakah produk tersebut sesuai dengan kebutuhan mereka.
Pada tahap ini, iklan dapat memperkuat pertimbangan melalui informasi mengenai:
Manfaat produk
Keunggulan dibandingkan alternatif
Testimoni
Promo
Harga
Fitur
Solusi yang ditawarkan
Namun, iklan bukan satu-satunya faktor yang menentukan keputusan. Konsumen juga dapat mempertimbangkan harga, kualitas, review, pengalaman sebelumnya, rekomendasi orang lain, serta kebutuhan pribadi.
Baca Juga: Apa Itu Cost Per Click (CPC)? Pengertian, Rumus, dan Cara Menghitungnya
7. Mendorong Tindakan Pembelian
Pengaruh terakhir yang paling mudah terlihat adalah ketika iklan mendorong konsumen melakukan tindakan, seperti mengunjungi website, menggunakan kode promo, menghubungi brand, atau membeli produk.
CTA atau Call to Action dapat digunakan untuk mengarahkan audiens, misalnya:
Beli Sekarang
Coba Sekarang
Dapatkan Promo
Lihat Produk
Pesan Sekarang
Kunjungi Website
Namun, banyaknya klik atau interaksi belum tentu otomatis berarti banyak pembelian. Brand tetap perlu melihat conversion dan metrik lain untuk mengetahui apakah iklan benar-benar menghasilkan tindakan yang diinginkan.
Maksimalkan Strategi Promosi Brand Bersama IAM.ID
Jika brand ingin memperluas jangkauan iklan sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat dengan konsumen, influencer marketing dapat menjadi salah satu strategi yang bisa dipertimbangkan.
IAM.ID membantu brand menjalankan campaign KOL/influencer, mulai dari pembuatan campaign, pemilihan influencer, hingga monitoring campaign. IAM.ID juga menyediakan AI Influencer Matchmaking untuk membantu menemukan influencer yang sesuai dengan persona dan kebutuhan campaign.
Dengan menggabungkan iklan dan influencer marketing, brand dapat menyampaikan informasi produk melalui berbagai bentuk komunikasi sekaligus menjangkau audiens yang lebih relevan. Temukan influencer yang sesuai untuk campaign brand Anda bersama IAM.ID. Hubungi kami di sini!



