Cara Membuat Akun Instagram Bisnis dan 10 Tips Mengelolanya
Instagram bukan hanya digunakan untuk berbagi foto dan video pribadi. Bagi brand, platform ini juga dapat menjadi salah satu channel untuk memperkenalkan produk, membangun hubungan dengan audiens, hingga meningkatkan penjualan. Karena itu, memiliki akun Instagram bisnis dapat membantu brand mengelola kehadiran mereka secara lebih profesional.
Namun, membuat akun bisnis saja belum cukup. Profil perlu dioptimalkan dan dikelola secara konsisten agar audiens lebih mudah mengenali brand serta tertarik berinteraksi dengan konten yang dibuat.
Lantas, bagaimana cara membuat akun Instagram bisnis dan bagaimana cara mengelolanya agar lebih optimal? Simak panduan berikut.
Cara Membuat Akun Instagram Bisnis
Jika Anda sudah memiliki akun Instagram pribadi, Anda dapat mengubahnya menjadi akun profesional dan memilih kategori Business. Jika belum memiliki akun, Anda juga dapat membuat akun Instagram baru terlebih dahulu.
Ikuti langkah-langkah sebagai berikut untuk membuat akun Instagram bisnis:
1. Buat atau Masuk ke Akun Instagram
Buka aplikasi Instagram, kemudian login menggunakan akun yang ingin digunakan untuk bisnis. Jika belum memiliki akun, buat akun baru menggunakan email atau nomor telepon yang aktif.
Sebaiknya gunakan nama akun yang mudah dikenali dan berkaitan dengan nama brand agar pelanggan tidak kesulitan menemukannya.
2. Ubah Akun Menjadi Akun Profesional
Masuk ke pengaturan profil dan pilih opsi untuk beralih ke akun profesional. Instagram kemudian akan meminta Anda memilih kategori yang paling sesuai dengan bisnis.
Pilih kategori yang menggambarkan bisnis Anda, misalnya Beauty, Clothing, Food & Beverage, Retail, atau Product/Service.
3. Pilih Business sebagai Jenis Akun
Setelah memilih kategori, Instagram akan memberikan pilihan jenis akun profesional. Pilih Business jika akun digunakan untuk mewakili brand atau perusahaan.
Akun profesional memberikan akses ke berbagai fitur yang dapat membantu bisnis mengelola dan memahami performa akun.
4. Lengkapi Profil Bisnis
Setelah akun berhasil diubah, lengkapi informasi profil seperti foto profil, bio, kategori bisnis, kontak, dan website.
Gunakan logo sebagai foto profil agar brand lebih mudah dikenali. Pada bagian bio, jelaskan secara singkat apa yang ditawarkan brand dan tambahkan CTA jika diperlukan.
Profil yang lengkap membuat akun terlihat lebih profesional sekaligus membantu calon pelanggan mengetahui bisnis Anda
10 Tips Mengelola Instagram Bisnis
Setelah akun bisnis berhasil dibuat, langkah selanjutnya adalah mengelolanya dengan baik. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan.

1. Gunakan Username yang Mudah Diingat
Username merupakan salah satu hal pertama yang dilihat ketika seseorang menemukan akun brand. Karena itu, gunakan nama yang sederhana, mudah diketik, dan sebisa mungkin sama atau mendekati nama brand.
Hindari penggunaan terlalu banyak angka, simbol, atau kombinasi huruf yang sulit diingat.
2. Buat Bio yang Menjelaskan Brand
Bio Instagram memiliki ruang yang terbatas, sehingga manfaatkan dengan menyampaikan informasi yang paling penting.
Anda dapat menjelaskan apa yang dijual, siapa target konsumennya, keunggulan brand, dan tindakan yang ingin dilakukan audiens.
Misalnya, jika menjual skincare, bio dapat menjelaskan kategori produk dan manfaat utamanya kemudian mengarahkan audiens ke website atau katalog.
3. Buat Konten Secara Konsisten
Akun bisnis yang aktif membutuhkan jadwal konten yang teratur. Buat content plan agar Anda tidak perlu menentukan ide postingan secara mendadak setiap hari.
Konten juga sebaiknya tidak selalu berisi promosi. Anda dapat mengkombinasikan konten edukasi, hiburan, informasi produk, storytelling, tips, dan konten interaktif.
Dengan variasi tersebut, audiens memiliki alasan untuk tetap mengikuti akun brand.
4. Manfaatkan Instagram Reels
Reels dapat digunakan untuk membuat konten video yang lebih menarik dan dinamis. Brand dapat membuat berbagai format seperti tutorial, product demonstration, behind the scenes, tips, storytelling, hingga konten yang mengikuti tren.
Buat beberapa detik pertama semenarik mungkin agar audiens memiliki alasan untuk berhenti scrolling dan menonton video.
Baca Juga: 4 Langkah Efektif Menjalankan Social Media Handling di IAM.id
5. Gunakan Instagram Stories untuk Berinteraksi
Stories dapat menjadi tempat untuk membangun komunikasi yang lebih dekat dengan audiens.
Selain membagikan informasi produk, gunakan fitur seperti poll, question box, quiz, countdown, dan link untuk mendorong interaksi.
6. Jangan Terlalu Sering Hard Selling
Jika setiap postingan hanya berisi harga, diskon, dan ajakan membeli, audiens bisa merasa bosan.
Cobalah memberikan value terlebih dahulu. Misalnya, brand fashion dapat memberikan tips mix and match, sedangkan brand makanan dapat membagikan resep atau rekomendasi menu.Produk tetap dapat dimasukkan ke dalam konten, tetapi dengan cara yang lebih natural.
7. Bangun Interaksi dengan Audiens
Mengelola Instagram bukan hanya tentang membuat konten. Brand juga perlu aktif merespons audiens.
Balas komentar dan pertanyaan yang masuk, berikan respons terhadap mention, serta perhatikan feedback dari pelanggan. Komunikasi dua arah dapat membuat audiens merasa lebih dekat dengan brand.
8. Gunakan Instagram Insights
Salah satu keuntungan akun profesional adalah adanya akses ke data performa akun. Gunakan Instagram Insights untuk melihat bagaimana konten Anda mendapatkan respons dari audiens.
Perhatikan metrik seperti reach, views, engagement, followers, dan interaksi konten. Data tersebut dapat membantu Anda mengetahui jenis konten yang paling menarik bagi audiens.
9. Optimalkan Konten Berdasarkan Data
Jangan hanya membuat konten berdasarkan perkiraan. Gunakan data dari postingan sebelumnya untuk menentukan strategi berikutnya.
Jika Reels tertentu mendapatkan views dan engagement tinggi, cari tahu apa yang membuatnya berhasil. Apakah topiknya, format videonya, hook, atau waktu postingnya?Kemudian, kembangkan pendekatan tersebut dengan ide dan topik baru.
Baca Juga: Keunggulan Social Media Handling Package Produk Brand ... - IAM.ID
10. Evaluasi Performa Secara Rutin
Luangkan waktu secara berkala untuk mengevaluasi performa akun. Jangan hanya melihat jumlah followers, tetapi perhatikan apakah konten berhasil meningkatkan reach, engagement, traffic, brand awareness, atau penjualan sesuai tujuan akun.Dengan evaluasi rutin, strategi Instagram dapat terus diperbaiki dan disesuaikan dengan perubahan perilaku audiens.
Kembangkan Strategi Instagram Brand Bersama IAM.ID
Membuat akun Instagram bisnis sebenarnya cukup mudah, tetapi mengelolanya secara konsisten membutuhkan strategi. Mulai dari membuat profil yang profesional, menyusun konten yang relevan, memanfaatkan Reels dan Stories, hingga menggunakan data Insights untuk mengevaluasi performa.
Jika ingin meningkatkan jangkauan akun Instagram bisnis, brand juga dapat memanfaatkan kolaborasi dengan influencer atau content creator yang memiliki audiens sesuai dengan target pasar. Pemilihan creator yang tepat dapat membantu konten brand menjangkau lebih banyak orang sekaligus terasa lebih relevan bagi audiens.IAM.ID membantu brand menemukan influencer yang sesuai dengan kebutuhan campaign dan target audiens.
Siap mengembangkan Instagram brand Anda? Temukan influencer yang tepat dan memaksimalkan strategi social media marketing bersama IAM.ID



