5 Contoh User Generated Content (UGC) Sukses, Pasti Tingkatkan Engagement Brand!
Di era media sosial saat ini, audiens tidak hanya berperan sebagai konsumen, tetapi juga sebagai kreator konten yang bisa membantu memperkuat brand. Inilah yang membuat User Generated Content (UGC) menjadi salah satu strategi marketing yang semakin populer.
Konten yang dibuat langsung oleh pengguna atau pelanggan biasanya terasa lebih autentik, relatable, dan mampu membangun kepercayaan dibandingkan konten promosi biasa. Tidak heran jika banyak brand mulai memanfaatkan UGC untuk meningkatkan engagement dan memperluas jangkauan di media sosial.
Dalam artikel ini, kita akan membahas 5 contoh User Generated Content (UGC) yang sukses dan bisa menjadi inspirasi untuk membantu meningkatkan engagement brand Anda.
Apa itu User Generated Content (UGC)?
User Generated Content (UGC) adalah konten yang dibuat dan dibagikan oleh pengguna, pelanggan, atau audiens suatu brand, bukan oleh brand itu sendiri. Konten ini bisa berupa foto, video, ulasan, testimoni, atau postingan di media sosial yang menunjukkan pengalaman nyata saat menggunakan produk atau layanan.
Karena berasal dari pengguna langsung, UGC biasanya dianggap lebih autentik dan dipercaya oleh audiens lain.
Itulah sebabnya banyak brand memanfaatkan User Generated Content sebagai strategi pemasaran untuk meningkatkan kepercayaan, memperluas jangkauan, dan mendorong engagement di media sosial.
Baca Juga: Yuk Tingkatkan Efektivitas Campaign UGC Bareng Nano Influencer!
5 Contoh User Generated Content (UGC) yang Sukses di Indonesia
Berikut adalah 5 contoh User Generated Content (UGC) yang sukses di Indonesia yang bisa menjadi inspirasi bagi brand.

1. UGC Review Produk Skincare & Makeup – Wardah
Brand kecantikan lokal Wardah memanfaatkan UGC melalui review pengguna di Instagram, TikTok, dan YouTube. Banyak pengguna membagikan pengalaman menggunakan produk Wardah dalam bentuk tutorial makeup, before–after, hingga honest review.
Strategi ini membuat brand terlihat lebih dekat dengan konsumen karena konten berasal dari pengalaman nyata pengguna. UGC seperti ini juga membantu meningkatkan trust calon pembeli yang sedang mencari referensi produk
2. UGC Testimoni Pelanggan – Coca-Cola Indonesia
Studi tentang aktivitas media sosial Coca-Cola Indonesia menunjukkan bahwa UGC berupa foto, video, komentar, dan review pelanggan memiliki pengaruh positif terhadap customer engagement.
Konsumen sering membagikan momen kebersamaan bersama produk Coca-Cola saat acara keluarga atau perayaan tertentu. Konten sederhana ini efektif karena terasa natural dan emosional, sehingga mampu memperkuat hubungan brand dengan audiens.
3. UGC Challenge Hashtag – Indomie
Brand makanan legendaris Indomie sering mendapatkan UGC dalam bentuk challenge atau kreasi resep dari pengguna media sosial. Banyak konsumen secara sukarela membagikan cara unik menikmati Indomie melalui video pendek dan konten kreatif.
Tanpa perlu promosi berlebihan, brand berhasil menjaga relevansi di media sosial karena komunitas pengguna aktif menciptakan konten. UGC ini membantu memperluas jangkauan brand secara organik dan menjaga engagement tetap tinggi.
4. UGC Video Review Produk Kuliner – Kopi Kenangan
Brand F&B seperti Kopi Kenangan banyak mendapatkan UGC berupa video review di TikTok dan Instagram Reels. Pelanggan sering membagikan pengalaman mencoba menu favorit, review rasa, hingga rekomendasi minuman.
Konten seperti ini sangat efektif karena terlihat jujur dan relatable bagi audiens lain. Hasilnya, banyak calon konsumen terdorong mencoba produk karena melihat pengalaman langsung dari pengguna.
5. UGC Storytelling Komunitas – Somethinc
Brand skincare lokal Somethinc sukses membangun komunitas pengguna yang aktif membagikan pengalaman skincare journey mereka. Banyak pelanggan membagikan progress penggunaan produk melalui foto dan video secara konsisten.
Strategi ini menciptakan storytelling yang kuat karena audiens bisa melihat hasil nyata dari pengguna lain. UGC berbasis komunitas seperti ini membantu brand membangun loyalitas sekaligus memperkuat kredibilitas produk.
Secara keseluruhan, keberhasilan UGC di Indonesia menunjukkan bahwa konsumen lebih percaya pada konten yang dibuat pengguna dibandingkan promosi langsung dari brand.
Bagi brand, kunci suksesnya adalah menciptakan pengalaman yang layak dibagikan, sehingga audiens terdorong secara alami untuk ikut membuat konten dan menjadi bagian dari cerita brand.
Baca Juga: User Generated Content (UGC) vs Influencer: Strategi Mana yang Paling Efektif?
Tingkatkan Strategi UGC Brand Anda dengan Influencer yang Tepat dari IAM.ID
User Generated Content (UGC) terbukti menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan engagement, membangun kepercayaan audiens, dan memperkuat citra brand melalui konten yang autentik.
Dengan strategi UGC yang tepat, brand bisa memanfaatkan kekuatan komunitas untuk mendorong pertumbuhan yang lebih berkelanjutan di media sosial.
Ingin strategi UGC brand Anda lebih maksimal? Gunakan layanan influencer marketing dari IAM.ID untuk membantu menghubungkan brand dengan influencer dan kreator yang tepat.
Dengan dukungan strategi yang terarah, IAM.ID membantu menciptakan konten autentik yang mendorong lebih banyak User Generated Content dan meningkatkan performa campaign di media sosial. Hubungi kami lebih lanjut di sini!



