5 Contoh Omnichannel Marketing di Indonesia, Inspiratif untuk Brand Anda
Di era digital saat ini, konsumen berinteraksi dengan brand melalui banyak saluran, mulai dari media sosial, website, marketplace, hingga toko offline.
Karena itu, brand perlu menghadirkan pengalaman yang konsisten dan terhubung di setiap titik interaksi, dan inilah yang dikenal sebagai omnichannel marketing. Strategi ini tidak hanya membantu meningkatkan kenyamanan pelanggan, tetapi juga memperkuat hubungan antara brand dan audiens.
Banyak brand di Indonesia yang sudah berhasil menerapkan omnichannel marketing untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih baik dan meningkatkan performa bisnis.
Dalam artikel ini, kita akan membahas 5 contoh omnichannel marketing di Indonesia yang bisa menjadi inspirasi untuk mengembangkan strategi brand Anda, simak ya!
Apa itu Omnichannel Marketing?
Omnichannel marketing adalah strategi pemasaran yang mengintegrasikan berbagai saluran komunikasi dan penjualan agar pelanggan mendapatkan pengalaman yang konsisten dan saling terhubung.
Artinya, pelanggan bisa berinteraksi dengan brand melalui berbagai platform seperti media sosial, website, aplikasi, marketplace, maupun toko offline, tanpa merasa terputus saat berpindah channel.
Tujuan utama omnichannel marketing adalah memberikan pengalaman yang lebih nyaman dan personal bagi pelanggan, sehingga mereka dapat berinteraksi dengan brand secara lebih mudah di mana saja dan kapan saja. Dengan strategi ini, brand dapat membangun hubungan yang lebih kuat dengan pelanggan sekaligus meningkatkan peluang penjualan.
5 Contoh Omnichannel Marketing di Indonesia
Berikut adalah 5 contoh omnichannel marketing terkenal di Indonesia yang sering dijadikan referensi oleh banyak brand.

1. Matahari Department Store
Matahari menjadi salah satu contoh retail yang berhasil menggabungkan pengalaman belanja online dan offline. Pelanggan dapat melihat katalog produk secara online melalui website maupun aplikasi, lalu memilih opsi pembelian di toko fisik.
Strategi ini memudahkan pelanggan yang ingin memastikan produk sebelum membeli, sekaligus menjaga pengalaman belanja tetap nyaman di berbagai channel.
Transformasi digital ini juga membantu Matahari mempertahankan relevansi di tengah perubahan perilaku konsumen.
2. Alfamart
Alfamart menerapkan strategi omnichannel melalui integrasi toko fisik dengan aplikasi digital seperti Alfagift. Pelanggan dapat memesan kebutuhan sehari-hari lewat aplikasi lalu mengambilnya di toko terdekat atau menggunakan layanan antar.
Model ini memperkuat kenyamanan pelanggan sekaligus memanfaatkan jaringan toko fisik yang luas sebagai keunggulan kompetitif. Pendekatan ini menjadi contoh bagaimana retail tradisional beradaptasi dengan tren digital.
Baca Juga: User Generated Content (UGC) vs Influencer: Strategi Mana yang Paling Efektif?
3. Sociolla
Brand beauty retail Sociolla berhasil memadukan pengalaman belanja online melalui website dan aplikasi dengan toko offline (SOCO Store). Konsumen bisa membaca review produk secara digital, mendapatkan rekomendasi, lalu mencoba produk langsung di toko fisik.
Strategi ini sangat efektif karena menggabungkan kebutuhan riset online dengan pengalaman mencoba produk secara langsung, yang penting terutama untuk kategori kecantikan.
4. GOJEK (GoTo)
GOJEK menghadirkan pengalaman omnichannel melalui berbagai layanan yang saling terintegrasi, seperti GoFood, GoSend, dan pembayaran digital GoPay. Pengguna bisa berinteraksi dengan satu ekosistem aplikasi untuk berbagai kebutuhan sehari-hari.
Integrasi layanan ini menciptakan pengalaman yang seamless bagi pengguna, sekaligus memperkuat loyalitas pelanggan karena semua kebutuhan bisa dipenuhi dalam satu platform.
5. ERIGO
Brand fashion lokal ERIGO memanfaatkan omnichannel dengan menggabungkan penjualan melalui marketplace, website resmi, media sosial, dan offline event atau pop-up store.
Strategi ini membuat audiens bisa berinteraksi dengan brand di berbagai titik kontak. Pendekatan omnichannel membantu ERIGO menjangkau pasar yang lebih luas sekaligus membangun brand awareness yang kuat, terutama di kalangan anak muda.
Contoh-contoh di atas menunjukkan bahwa omnichannel marketing bukan hanya tentang memiliki banyak channel, tetapi bagaimana semua channel tersebut saling terhubung untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang konsisten.
Baca Juga: Mengenal 3 Fitur Omnichannel Marketing yang Sering Digunakan Pemilik Bisnis!
Perkuat Strategi Omnichannel Marketing Anda dengan Influencer yang Tepat
Omnichannel marketing membantu brand menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih konsisten dan terhubung di berbagai saluran, mulai dari online hingga offline. Strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan kenyamanan pelanggan, memperkuat loyalitas, dan memperluas peluang penjualan di era digital.
Dengan mengintegrasikan berbagai channel secara tepat, brand dapat membangun hubungan yang lebih kuat dan relevan dengan kebutuhan konsumen masa kini.
Ingin strategi omnichannel brand Anda lebih maksimal? Gunakan layanan influencer marketing dari IAM.ID untuk membantu memperkuat campaign di berbagai platform digital.
Dengan dukungan influencer yang tepat, brand Anda bisa menjangkau audiens lebih luas dan menciptakan pengalaman omnichannel yang lebih efektif serta terintegrasi. Hubungi kami di sini!



